17 April 2020 Nekad Mencuri Kabel Anti Petir di Tiang Listrik, Pelaku ditangkap Polsek Terusan Nunyai Polres Lampung Tengah.

Nekad Mencuri Kabel Anti Petir di Tiang Listrik, Pelaku ditangkap Polsek Terusan Nunyai Polres Lampung Tengah.


Notice: Undefined variable: html in /home/u764723429/domains/polreslampungtengah.net/public_html/wp-content/plugins/share-post-on-whatsapp/share-post-on-whatsapp.php on line 42
Spread the love

Tribratanews.polri.go.id. Lampung Tengah, Polsek Terusan Nunyai Polres Lampung Tengah berhasil menangkap pelaku Pencurian Kabel Arde ( Kabel Penangkal Petir ) an. HW Alias SKR  (28), alamat  Gang Warit Kamp. Gunung Agung Kec.  Terusan Nunyai Kab.Lampung Tengah, Kamis (16/04/2019)  jam 17.00 WIB.

Kapolsek terusan Nunyai IPTU SANTOSO S.Pd mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP I Made  Rasma S.IK,M.Si mengatakan bahwa kejadian Pencurian tersebut terjadi pada Hari Kamis tanggal 09 April 2020 sekira jam 20.00 WIB di Area Divisi II PT GMP di SN 7 Petak 12TU14 dan 14TU14 Kamp.  Gunung Batin Baru Kec. Terusan Nunyai Kab. Lampung Tengah berupa kabel Arde yang terpasang di tiang listrik sebagai penghantar ground penangkal petir. Akibat kejadian tersebut kerugian yang dialami yakni 300 (Tiga ratus)  meter kabel Arde, dan  jika di uangkan senilai Lk Rp. 3.125.000,- (tiga juta seratus dua puluh lima ribu rupiah), selanjutnya Ka Unit Satpam PT.GMP melaporkan kejadian pencurian tersebut ke Polsek Terusan Nunyai sesuai dengan Laporan Polisi Nomor : LP/ 90-B/ IV /2020/LPG/RES LT/SEK TENUN Tanggal 15 April 2020 ,(*)ungkap Kapolsek. 

Setelah mendapat laporan terjadinya Pencurian tersebut, selanjutnya Kapolsek dan Anggota melakukan penyelidikan keberadaan Pelaku, mendapatkan informasi yang akurat tentang keberadaan Pelaku kemudian Kapolsek bersama anggota  melakukan penangkapan terhadap Pelaku di  Gang Warit  Kamp.  Gunung Agung Kec. Terusan Nunyai Kab. Lampung Tengah tanpa perlawanan selanjutnya membawa pelaku ke Polsek terusan Nunyai untuk dilakukan Penyidikan lebih lanjut.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatanya pelaku akan di jerat dengan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman Hukuman  7 Tahun penjara , tegas IPTU Santoso. (*)

KLIK DAN LAPORKAN PENGADUAN ANDA KEPADA KAMI