Polsek Way Pengubuan Berhasil Ungkap Pelaku Pencurian HP

Spread the love

Polreslampungtengah.net. Polsek Way Pengubuan berhasil mengungkap kasus pencurian 1( satu ) unit Hanphone Merk OPPO A3S warna merah dengan telah mengamankan pelaku inisial ID (32) warga Dsn. Induk II RT/RW 001/000 Kp. Tanjung Ratu Ilir, Kec. Way Pengubuan, Kab. Lampung Tengah. Sabtu (16/4/22) sekira pukul 01.00 Wib dini hari.

Mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya,S.I.K.,M.Si, Kapolsek Way Pengubuan AKP Ali Mansur menjelaskan pelaku ID ditangkap berdasarkan laporan korban Suwanto warga Kp. Tanjung Ratu Ilir Kec. Way Pengubuan Kab. Lampung Tengah.

Kejadian berawal pada hari Jum’at tanggal 18 Maret 2022 sekira pukul 22.30 Wib, ketika korban hendak tidur, korban mencas terlebih dahulu Hanphone milik nya diruang makan kemudian korban tidur.

Lalu sekira pukul 04.30 Wib keesokan harinya , korban terbangun dan melihat pintu belakang sudah terbuka namun korban tidak menyadari bahwa telah dimasuki pencuri di rumah korban.

Setelah korban pulang dari sholat subuh hendak mengambil Hanphone diruang makan ternyata Hp milik korban sudah tidak ada lagi/hilang, kemudian korban bertanya kepada istri korban sementara istri korban pun tidak tahu.’’jelas Kapolsek

Menyadari rumah korban telah di satroni pencuri karena Hanphone miliknya hilang, Selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Way Pengubuan dengan kerugiaan kurang lebih sebesar Rp. 1.400.000,- ( Satu juta empat ratus ribu rupiah ).

Kapolsek mengatakan bahwa setelah menerima laporan, pihaknya kemudian mendatangi TKP dan melakukan penyelidikan.

Setelah melakukan penyelidikan dan mengetahui keberadaan pelaku, Kapolsek bersama Anggota Unit Reskrim Polsek Way Pengubuan melakukan penangkapan dirumah pelaku Kp. Tanjung Ratu Ilir, Kec. Way Pengubuan, Kab. Lampung Tengah.

Pelaku berikut barang bukti 1 ( satu ) unit Hanphone Merk OPPO A3S warna merah serta 1 (Satu) buah kotak Handphone Merk Oppo A3s dibawa ke Polsek Way Pengubuan guna pemeriksaan lebih lanjut.

Pelaku ID kita jerat dengan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun Penjara.”tutupnya (Humas LT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *