15 Desember 2020 Polres Lampung Tengah Mengerahkan Personelnya Dalam Pengamanan Unras Damai Di Kantor KPUD Lampung Tengah

Polres Lampung Tengah Mengerahkan Personelnya Dalam Pengamanan Unras Damai Di Kantor KPUD Lampung Tengah


Notice: Undefined variable: html in /home/u764723429/domains/polreslampungtengah.net/public_html/wp-content/plugins/share-post-on-whatsapp/share-post-on-whatsapp.php on line 42
Spread the love

Polreslampungtengah.net Pengamanan unjuk rasa damai di kantor KPUD Lampung Tengah, yang dilakukan oleh sejumlah massa dari Partai koalisi paslon nomor urut 3 Hj. Nessy Musyafa dan KH. Imam Suhadi melibatkan Unsur TNI Polri ( Polres Lampung Tengah), Batalyon Brimob Gunung Sugih, Sat Pol PP, Selasa (15/12/2020).

Pengamanan di Pimpin Oleh Kapolres Lampung Tengah AKBP Popon Ardianto Sunggoro, Sik. SH, didampingi Kabag Ops Kompol Juli Sundara, A.Md selaku Karendal Ops untuk mengamankan objek Vital gedung KPU Lampung Tengah beserta yang didalamnya.

Giat unjuk rasa dalam menyampaikan aspirasinya dengan juru bicara dan sekaligus penanggung jawab, Miswan Rodi, S.Ip selaku ketua DPD Partai Nasdem Kab. Lampung Tengah, bersama Koordinator Lapangan Ir. Anton Robani selaku Ketua Partai PKS Kabupaten Lampung Tengah dan Habibie, S.H., selaku Ketua Partai Perindo Kabupaten Lampung Tengah dan massa yang dibawanya ada beberapa point aspirasinya yang disampaikan dihadapan kantor KPUD Lampung Tengah.

Menurut Miswan “ ada beberapa indikasi kecurangan di pilkada Lampung Tengah yang telah dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2020 dibeberapa Kecamatan yang akan kami laporkan ke Bawaslu.

Dalam Pengamanan mengerahkan pasukannya dalam pengamanan kurang lebih 375 Personil dari Polres Lampung Tengah, polsek jajaran Polres Lampung  ditambah dengan jumlah pasukan TNI Kodim 0411 LT, Brimob Batalyon Pelopor B Gunung Sugih dan Pol-PP Lampung Tengah.

Kemudian Ketua KPUD Irawan Indra Jaya, S.Km, datang di tengah massa pendemo yang melalukan unras damai tersebut, dan ia juga sekaligus menerima aspirasi yang disampaikan oleh pendemo. yang disampaikan oleh Miswan Rodi.

Dalam jawaban oleh pihak KPUD Lampung Tengah Irawan yang menemui Pendemo “bahwa Pihak KPUD dan anggota komisioner didalam KPU ada terdapat indikasi yang terlibat money politik, silahkan diproses sesuai hukum yang berlaku“ karena rapat Pleno penghitungan suara tingkat Kabupaten telah dilaksanakan pada hari Senin tgl 14 Desber 2020 lalu, namun untuk penetapan masih menunggu sengketa Pilkada selesai dan ada keputusan dari Bawaslu Provinsi Lampung”. Tegasnya.

Setelah pihak KPU yang langsung menemui pihak pendemo, Sdra Irawan selaku ketua KPUD Lampung Tengah menjawab dan menerim massa pendemo, lalu massa langsung membubar diri dengan tertib dan kondusif. (RCS + SWP)

KLIK DAN LAPORKAN PENGADUAN ANDA KEPADA KAMI