Dengan Humanis, Anggota Polwan Bhabinkamtibmas Polsek Rumbia Datangi Warga Lakukan Himbauan Cegah Wabah PMK

Spread the love

Polreslampungtengah.net.,Guna mencegah wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak,Anggota Polisi Wanita (Polwan) Bhabinkamtibmas jajaran Polsek Rumbia,Polres Lampung Tengah,Polda Lampung dengan humanis datangi warga peternak sapi untuk melakukan pendampingan,pengawasan serta himbauan terkait penanganan PMK di Kp. Bumi Nabung Baru Kec.Bumi Nabung Kab. Lampung Tengah . Jum’at (17/6/22) pukul 14.00 Wib

Perintah langsung Kapolres Lampung Tengah AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya,S.I.K., M.Si kepada Kapolsek Jajaran dan Para Kasatfung untuk melakukan pendampingan dan pengawasan terkait penanganan penyakit mulut dan kuku (PMK) serta berkordinasi dengan Dinas Peternakan, Perkebunan & Perikanan guna mencegah wabah PMK pada hewan ternak diwilayah hukum Polres Lampung Tengah.

Karena Lampung Tengah merupakan wilayah produksi yang paling besar terkait hewan ternak sapi.

Menyikapi hal tersebut Kapolsek Rumbia Iptu Hairil Rizal, S.H.,M.H. melalui Anggota Bhabinkamtibmas Briptu Ni Made Martini melaksanakan pendampingan serta pengawasan terkait penanganan penyakit mulut dan kuku (PMK) kepada warga yang mempunyai hewan ternak.

Pihaknya menjelaskan tujuan kegiatan tersebut merupakan langkah antisipatif untuk melakukan pencegahan penularan penyakit mulut dan kuku terhadap hewan ternak diwilayah hukum Polres Lampung Tengah khususnya diwilayah Kec. Rumbia.

Petugas berkeliling memberikan himbauan secara door to door kepada masyarakat (peternak) untuk memastikan kandang selalu dibersihkan , makanan dan vitaminya pun harus di perhatikan.

‘’Pemberian Disinfektan di kandang merupakan langkah efektif guna mencegah virus tersebut, selain itu makanan dan vitaminya pun harus di perhatikan,’’kata Kapolsek

Adapun gejala ringan dan ciri-ciri hewan terkena PMK yakni seperti lepuh ringan pada celah kuku, kondisi lesu, tak nafsu makan, dan keluar air liur lebih dari biasanya.

Sementara hewan yang terkena PMK dengan gejala berat, seperti lepuh pada kuku sampai lepas, pincang, tidak bisa berjalan dan hewan sangat kurus.

“Apabila ada gejala pada hewan ternaknya yang mengarah pada penyakit tersebut agar segera melaporkan ke perangkat Kampung ataupun petugas di lapangan untuk penanganan lebih lanjut oleh Dinas Peternakan Kab. Lampung Tengah,’’ungkapnya.

Kegiatan ini akan terus kami lakukan supaya masyarakat dapat memahami gejala hewan ternak yang mengalami Penyakit Mulut dan Kuku juga memahami cara mencegah dan penanganan nya.”tutup Kapolsek (Humas LT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *