Cegah Kenakalan Remaja,Polres Lampung Tengah Berikan Binluh Kepada Ratusan Pelajar SMK Muhammadiyah Seputih Raman

Upaya terus dilakukan Sat Binmas Polres Lampung Tengah,Polda Lampung guna mencegah maraknya kenakalan remaja dengan memberikan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) kepada ratusan pelajar SMK Muhammadiyah di Kp. Rukti Harjo Kec. Seputih Raman Kab. Lamteng. Jum’at (14/10/22).

Kasat Binmas AKP Yuswantoro mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya,S.I.K., M.Si menjelaskan, kegiatan tersebut dimaksudkan untuk melakukan pembinaan kepada para pelajar sebagai generasi penerus bangsa, karena tidak jarang berbagai permasalahan Kamtibmas itu muncul dari kalangan anak terpelajar.

Kegiatan dipimpin oleh KBO Sat Binmas Polres Lamteng Ipda Yusrizal bersama anggota didampingi anggota Bhabinkamtibmas Polsek Seputih Raman Aipda Dewo mengisi materi tentang kenakalan remaja,bahaya Narkoba, pergaulan bebas ,bullying (perundungan) serta penggunaan media sosial kepada para siswa/i SMK Muhammadiyah yang juga diikuti para dewan guru.

Edukasi ini perlu ditanamkan sejak dini agar mereka tidak melakukan hal-hal negatif apalagi sampai berpotensi melanggar hukum. Hal itu di ungkapkan Ipda Yusrizal karena maraknya kenakalan remaja yang terlibat kasus hukum seperti Narkoba, pemalakan,kejahatan seksual, bullying dan lainnya.

Aksi bullying hingga tawuran yang dilakukan oleh para pelajar seakan-akan menjadi trend di media sosial. Perlu diketahui bahwa aksi tawuran dengan membawa senjata tajam (sajam) serta melakukan bullying (perundungan) dalam bentuk kekerasan fisik yang bisa berakibat fatal akan berujung pidana,’’jelasnya.

Untuk itu, saya menghimbau kepada adik-adik, hindari aksi-aksi tersebut yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga dan nama baik sekolah. Ingat masa depan kalian masih panjang, jaga kerukunan antar pelajar serta patuhi peraturan sekolah,’’tambahnya.

Terkait media sosial, Ipda Yusrizal berpesan agar lebih bijak dan berhati-hati lagi dalam penggunaan medsos. Karena medsos ini disamping bermanfaat namun bisa juga berdampak negatif bila disalahgunakan,”ungkapnya.

“Mudah-mudahan tak ada lagi anak-anak yang terlibat dalam kasus hukum,”ungkapnya.

Kemudian acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dengan para siswa/i SMK Muhammadiyah,pemberian hadiah dan foto bersama,’’demikian pungkasnya. (Humas LT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share